.: MIG33PENAJAM.TK :.

Forum Komunitas Mig33 Penajam Paser Utara
 
IndeksPortalFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 belajar menjadi HACKER

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
boystars
ADMINISTRATOR
ADMINISTRATOR


Male
Jumlah posting : 526
Lokasi : Penajam Kota tercinta. Petung Desa damai nan permai
Nick mig : boystars, dai4,ocal
Room : Masih sekitar Indonesia juga Very Happy

PostSubyek: belajar menjadi HACKER   Wed 6 May 2009 - 23:57

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan
perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara
terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir
manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan –
mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker &
cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni
keamanan jaringan Internet.
Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk
hal-hal yang baik – jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda
terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain.
Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di
Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai
bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan
menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para
hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers
tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia
amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi &
Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali
perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.
Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di http://www.sans.org, http://www.rootshell.com, http://www.linuxfirewall.org/, http://www.linuxdoc.org, http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/, http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/.
Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa
ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa
Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa
diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/t...llservice.html.
Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/.
Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori
oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu
adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik
hacking ini – tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing
list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.
Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3bhttp://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.
Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques
Adopted By 'System Crackers' When Attempting To Break Into Corporate or
Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk 1
Artikel Populer IlmuKomputer.Com
http://www.ns2.co.uk.
Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik
pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna
Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang
usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk
ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil
menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 – karena
tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda
kita ini.
Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk
meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk
kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat
kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh
akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan
menutup semua kelemahan umum yang ada.
Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan
menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2)
komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada
karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya
dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy
server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya
dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar
yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan.
Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program
yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi
bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan
untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking
(penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya
telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada
mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan
dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat
dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya
melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang
dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1)
menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah 'ls
network>' , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk
mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP
server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah
'expn ', dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal
lainnya.
Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan
yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut
biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling
aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke
berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home.
Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI),
dengan akses ke file /etc/hosts.allow.
Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah
dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti
ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti
'ps' & 'netstat' di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam
cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi
cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning
untuk men-scan peralatan dengan SNMP.
Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah
dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk
menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah
program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai
daemon / setan). 2
Artikel Populer IlmuKomputer.Com
3
Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang
Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi
di server).
Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi
pembersihan 'clean-up‘ operation dengan cara membersihkan berbagai log
file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang
'backdooring'. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan
akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.
Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah
ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi
sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain
dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk
melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa
mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm –rf /
&’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan
hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di
harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan
memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi
kritis.
Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis
sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software
yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada
mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah
cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm –rf / &’.
Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan
sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker). Karena berkat
para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang
ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik
lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian
rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara
sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di
sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat
Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru
tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan
jauh dari rasa sosial.
Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk
keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia.
Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya Allah
sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di
Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih
dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di
Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh
anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto
(hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko
(handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya,
mereka umumnya bermodal cekak – bantuan & sponsor tentunya akan
sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.
Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya
pembaca muda, untuk bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan
menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film Startrek Next
Generation, “To boldly go where no one has gone before”.

tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping,
memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan
keamanan jaringan seperti dalam daftar
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.mig33penajam.tk, www.rikie.co.cc
 
belajar menjadi HACKER
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Belajar menjadi fansubber
» Belajar Bahasa Arab, Yuk?
» Mari Belajar Bahasa Inggris (Warning: It's a fraud by 9 Rays' Engineering Motorsport)
» Belajar Racing Line di Sirkuit Sentul
» [PIC] Hayoo Kita Belajar Knee Down...

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
.: MIG33PENAJAM.TK :. :: INFORMATION AND COMMUNICATION TECNOLOGY (ICT) :: I--HACKING, CRACKING, PHREAKING-
Navigasi: